Ada Varian B117, Satgas Terus Antisipasi Masuknya Kasus Impor Covid-19

53 sec read


Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Satgas Penanganan Covid-19 menyebut temuan varian baru virus corona dari Inggris sebagai pelajaran berharga bagi Indonesia. Teruama dalam upaya antisipasi kasus impor Covid-19.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan pihaknya bakal mengintensifkan upaya antisipasi kasus impor Covid-19. Terutama terkait  pemeriksaan di pintu kedatangan, akurasi alat tes, prosedur karantina, isolasi, dan perawatan, serta pelaksanaan whole genom sequencing  yang lebih holistik dan kondisi nyata. 

“Hal tersebut harus didukung seluruh pelaku perjalanan agar hal-hal seperti itu bisa dicegah, tidak hanya di Indonesia tapi global,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual pada Kamis (4/2).

Lebih lanjut, Wiku mengatakan pengaturan pelaku perjalanan dari luar negeri selama ini dirancang secara berlapis untuk memberikan perlindungan dari strain virus yang baru. Sistem tersebut sudah dilaksanakan dari pengecekan suhu, tes PCR, hingga karantina.

Meski begitu, dia meminta semua pihak untuk mengevaluasi sistem yang ada dan memaksimalkan perlindungan dari varian virus baru Covid-19. Dia juga mengimbau petugas di lapangan dan pelaku perjalanan berkomitmen membangun perlindungan bersama demi mencegah kasus baru dari luar negeri.

Selain itu, Wiku mengingatkan bahwa protokol kesehatan dapat memutus mata rantai penularan virus corona. Adapun protokol kesehatan yang dimaksud yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.

“Semakin disiplin kita menjalankan protokol kesehatan, semakin kita terlindungi,” kata dia.

Selain itu, dia mengimbau masyarakat mengikuti program vaksinasi untuk menumbuhkan imunitas tambahan di komunitas. Terakhir, upaya tracing, testing, dan treatment bakal terus dilaksanakan untuk mencegah meluasnya penularan varian baru virus corona. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *