Galaxy S21, Ponsel 5G Pertama Samsung di RI yang Usung Kualitas Kamera

1 min read


Perusahaan asal Korea Selatan, Samsung meluncurkan ponsel 5G, Galaxy S21 di Indonesia pada hari ini (27/1). Ponsel pintar (smartphone) ini mengusung kualitas kamera dan berbasis kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

Samsung memproduksi beberapa ponsel 5G sebelumnya seperti Galaxy A51, S10, dan lainnya. Namun, ini pertama kalinya bagi perusahaan menghadirkan smartphone 5G di Indonesia.

Head of IT and Mobile Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar mengatakan, Galaxy S21 terdiri dari tiga varian yakni 5G, Plus 5G, dan Ultra 5G. Ketiganya kompatibel dengan jaringan internet generasi kelima alias 5G.

Akan tetapi, Indonesia belum memiliki jaringan 5G. “Setelah jaringannya siap, layanan 5G (pada ponsel) ini akan bisa digunakan,” kata Selvia dalam acara virtual peluncuran Samsung Galaxy S21, Rabu (27/1).

Modem 5G pada ponsel tersebut mendukung frekuensi Sub-6 GHz. Di Indonesia, pemerintah memiliki spektrum 2,3 GHz yang termasuk dalam Sub-6.

Selain 5G, Samsung mengandalkan kualitas kamera pada Galaxy S21. Varian 5G dan Plus 5G memiliki tiga kamera belakang yakni wide dan ultra wide dengan resolusi masing-masing 12 MP, serta telephoto 64 MP.

Keduanya juga mempunyai kamera depan 10 MP. Selain itu, memiliki kemampuan untuk memperbesar objek atau zoom 30 kali atau dikenal dengan hybrid optic tiga kali.

Sedangkan varian S21 Ultra 5G mempunyai empat kamera belakang yakni wide 108 MP, ultra wide 12 MP, dan dua telephoto dengan resolusi masing-masing 10 MP. Kamera depan memiliki resolusi 40 MP.

Berbeda dengan dua varian lainnya, Galaxy S21 Ultra 5G mampu memperbesar gambar hingga 100 kali.

Ketiga varian Galaxy S21 mempunyai fitur kamera yang bisa menghapus objek atau remove object menggunakan AI. Lalu, dilengkapi dengan teknologi nona-binning yang membantu untuk menangkap lebih banyak cahaya untuk eksposur gelap. 

Produk tersebut mengandalkan cip (chipset) Exynos 2100 dengan pilihan RAM 12 GB atau 16 GB. “Cip ini membantu AI berfungsi di ruangan yang benar-benar gelap,” kata Selvia.

Untuk kamera video, Samsung Galaxy S21 mempunyai kemampuan mengambil video 4K 60fps hingga 8K 24fps. Ini memungkinkan para kreator konten untuk membuat video blog (vlog) dengan kualitas profesional.

Ukuran layar Galaxy S21 5G 6,1 inci, Plus 5G 6,7 inci, dan Ultra 5G 6,8 inci. Sedangkan kapasitas baterai secara berurutan yakni 4.000 mAh, 4.800 mAh, dan 5.000 mAh. “Meskipun di bawah 6.000 mAh, dengan adanya chipset baru, maka akan lebih awet,” kata Selvia.

Ketiga varian itu bisa dipesan di Samsung E-Store, Blibli, Eraspace, Lazada, Shopee, Tokopedia, dan JD ID mulai Jumat (29/1) hingga 14 Februari. Galaxy S21 5G dibanderol Rp 12,9 juta, Plus 5G Rp 15,9 juta, dan Ultra 5G Rp 18,9 juta.

Ponsel 5G memang menjadi tren di pasar global. Canalys memperkirakan, pengiriman ponsel naik 9,9% yoy pada tahun ini. Salah satu faktor pendorongnya yakni percepatan operasi 5G di beberapa kawasan seperti Amerika Serikat (AS), Eropa Barat, dan Jepang.

Presiden Qualcomm Cristiano Amon mengatakan, penerapan 5G menjadi penyelamat bagi penjualan smartphone pada tahun ini.  “Di tengah pandemi Covid-19, ekosistem perangkat benar-benar berbalik karena beralih ke 5G,” ujarnya dikutip dari CNET, bulan lalu (15/12/2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *