Gempa Melanda Sulbar, Anggota DPR RI, DR. H. Suhardi Duka, Mengungsi Bersama Keluarga –

1 min read


KOPI, Mamuju – Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,2 SR melanda Sulawesi Barat (Sulbar), mengguncang wilayah Majene yang terasa sangat menghentak di Mamuju, Ibukota Provinsi Sulbar, Jumat (15/1/2021) pukul 01:28:17 WIB. Bencana alam ini menyisahkan duka yang teramat mendalam dan meluluhlantakkan Kota Mamuiu yang paling terdampak. Gedung-gedung bertingkat, pusat perkantoran, dan rumah penduduk banyak yang roboh.

Gempa yang menelan puluhan korban jiwa ini tak hanya menjadi duka bagi rakyat biasa akan tetapi juga duka bagi masyarakat menengah dan atas. Anggota DPR RI Komisi IV Daerah Pemilihan Sulawesi Barat, Mantan Bupati Mamuju dua priode 2005 – 2015, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar, ikut mengungsi bersama keluarga. Hal itu terlihat dari sebuah foto yang viral di sejumalh grup Whatsapp dan media sosial.

Mengungsi menjadi pilihan bagi Pa SDK, begitu ia selalu disapa, untuk mencari rasa aman dari dampak gempa, mengingat gempa susulan masih kadang terasa pasca gempa besar di tengah malam menjelang subuh itu.

DR H. Suhardi Duka, M.M, yang memang sangat peka terhadap penderitaan rakyat, mengatakan kepada pewarta media ini bahwa ia bersama keluarga ikut mengungsi. “Betul, saya ikut mengungsi bersama keluarga. Mengingat rumah saya ikut rusak, retak-retak,” kata Suhardi Duka saat dihubungi via whatsapp-nya terkait kebenaran foto yang sedang viral itu, Ahad (17/1/2021).

SDK mengaku, dengan ikut mengungsi bersama keluarga karena merasa aman dengan meninggalkan rumah. Menurut Pa SDK, gempa yang berisiko tsunami itu masih kadang datang sehingga warga memilih mengungsi keluar rumah.

“Ya, doakan kami warga Sulbar agar dengan ujian ini, kami bisa tabah dan bersabar melewati cobaan ini. Saat ini masih tidur di pengungsian tempat ketinggian dan jauh dari laut,” ujar SDK menjelaskan lebih jauh.

Seperti diberitakan sebelumnya, episenter gempa tersebut terletak pada koordinat 2.98 LS 118.94 BT yang berada di darat 6 kilometer Timur Laut Majene. Data dari BPBD Mamuju, hingga kini korban meninggal jumlah korban jiwa dalam gempa bumi Sulawesi Barat (Sulbar) berdasarkan data terbaru hingga Minggu pukul 02.00 WIB (17/1/2021) sebanyak 56 orang. Sebanyak sembilan orang berasal dari Kabupaten Majene sementara di Mamuju berjumlah 47 korban.

BNPB kemudian menginformasikan bahwa, di Kabupaten Majene ada 12 orang terdata luka berat, ± 200 orang luka sedang dan ± 425 orang luka ringan. Sementara ada ± 15.000 orang warga Majene terpaksa mengungsi. Di Kabupaten Mamuju, ada 189 orang luka berat/rawat inap akibat gempa ini.

Kerugian material akibat gempa ini berupa kerusakan pada Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar dan lainnya belum dapat dikompirmasi, jaringan listrik dan Pdam dikabarkan dibebarapa tempat masih mengalami pemadaman akibat gempa. (Muh. Nur OKT).

Dari berbagai sumber media online

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *