Jadikan Payakumbuh Kota yang Dirindukan –

1 min read


KOPI, Payakumbuh – Walikota Payakumbuh, H. Riza Falepi S.T., M.T., menginstruksikan agar seluruh objek wisata di Kota Payakumbuh ditutup selama 4 hari ke depan. Penutupan akses dimulai tanggal 31 Desmeber 2020 pukul 14.00 WIB hingga 3 Januari 2021 pukul 14.00 WIB.

Selama penutupan objek wisata, ada 10 objek wisata yang bakal sepi pengunjung. Sedangkan untuk kafe dan restoran hanya boleh melayani layanan Take Away, dilarang adanya aktivitas keramaian ataupun kerumunan termasuk larangan perayaan tahun baru. Jika ada masyarakat Kota Payakumbuh yang ingin menyambut tahun baru maka berzikir dan muhasabah diri saja di rumah masing-masing.

“Semua itu demi pengendalian kegiatan masyarakat untuk mencegah penyebaran covid-19 pada pergantian tahun baru masehi di Kota Payakumbuh,” demikian Riza Falepi mengungkapkan kepada Pewarta Indoensia, Selasa,(29/12/2020).

Meriilis perjalanan kota Payakumbuh di usia Emas, 50 tahun, 17 Desember 2020 lalu, Kota kecil dengan branding “Kota Randang” ini semakin memperlihatkan eksistensi diri. Banyak perubahan yang telah dilakukan selama kepemimpinan Riza Falepi, termasuk penghargaan atas keberhasilan kinerja Pemerintah Kota, baik di bidang pemerintahan, pembangunan maupun bidang-bidang lainnya.

Penghargaan yang telah diraih, diantaranya Regional Entrepreneurship award, kategori Perdagangan dan Penanggulangan Kemiskinan dari ASEAN Philips Kotrler Center dan Markplus, Opini WTP dari BPK sebanyak 6 kali, Evaluasi Sakip daeri Kemenpan RB dengan nilai BB, Pelayanan Publik Terbaik wilayah I dari Kemenpan RB, Indonesia”s Attractiveness Award (IAA) Grade Platinum Kategori Pelayanan Publik Terbaik, Adipura yang ke-11 kali dari KemenLH, Nirwasita Tantra sebagai Kota Pengelola Lingkungan Hidup Terbaik, Kota Sehat Swastisaba Wistara yang sudah 6 kali berturut turut, Sanitasi Total Berbaais Masyarakat (STBM) Award, Governent Award Kategori Kota Sehat dan puluhan prestai tingkat nasional di berbagai bidang. Hal ini menunjukkan kalau Pemerintah Daerah bersama jajarannya telah melakukan tugas dengan baik.

Begitu juga di bidang pembangunan. Perbaikan terhadap jalan-jalan protokol, termasuk jalan Jenderal Sudirman yang merupakan jantung kota, sekarang sudah memperlihatkan wajah kota yang asri dan apik. Dengan segala keterbatasan kemampuan yang ada, Riza Falepi bersama jajarannya menjemput bola hingga ke Pemeritah Pusat agar pembangunan Kota Randang terlaksana sesuai harapan.

Saat ini Kota Payakumbuh telah memiliki bebarapa sarana dan prasarana  olah raga yang presentatif dan berstandar nasional. Adanya Sport Center Payakumbuh Bugar, Taman Bermain di sepanjang aliran sungai Batang Agam, Gelanggang Pacuan Kuda dan tempat-tempat wisata lainnya seperti Ngalau Indah, Panormaa Ampangan dan banyak yang lainnya telah mampu memberikan kebahagiaan bagi warga. Sayangnya, karena Covid-19, pembangunan Mesjid Agung yang direncanakan akan dibangun tahun 2021 menjadi batal.

“Semoga nanti akan dilanjutkan oleh pemimpin setelah saya,” ucap Riza.

Menyikapi seputar kritikan dan beberapa pernyataan atau berita yang tidak sedap terhadap tindakan aparat yang meresahkan masyarakat, Walikota Riza Falepi berjanji akan ditindaklanjuti bersama dengan jajaran Pemko Payakumbuh, termasuk Forkopinda selaku pejabat pengamanan daerah. Dihimbau kepada seluruh elemen masyakarat agar menjaga marwah Pemerintah Daerah dan menjaga pembangunan yang telah susah payah dibangun.

“Mari bersama menjaga Kota Randang yang kita cintai ini sehingga menjadi kota yang dirindukan,” demikian Riza mengakhiri bincang santai di penghujung 2020 bersaama Pewarta Indonesia. (AznizentiEnjoy)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *