Dibuka Menguat, Rupiah Berpotensi Melemah Tertekan Kasus Covid-19

59 sec read


Nilai tukar rupiah pada perdagangan di pasar spot pagi ini dibuka menguat 0,02% ke posisi Rp 13.912 per dolar AS. Namun, rupiah berpotensi melemah seiring kekhawatiran terhadap perkembangan kasus Covid-19. 

Mengutip Bloomberg, rupiah bergerak melemah dari posisi pembukaan ke posisi Rp 13.915 per dolar AS hingga pukull 09.30 WIB, posisi yang sama dengan penutupan kemarin.

Vice President Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memperkirakan rupiah masih bergerak melemah hari ini seiring pelemahan nilai tukar regional terhadap dolar AS. “Ini seiring kekawatiran pasar terhadap penyebaran virus Covid-19,”ujar Ariston kepada Katadata.co.id, Rabu (6/1). 

Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,04%, dolar Singapura 0,08%, peso Filipina 0,01%, rupee India 0,22%, yuan Tiongkok 0,03%, ringgit Malaysia dan baht Thailand masing-masing 0,06%. Sementara itu, dolar Hong kong tak bergerak dan dolar Taiwan menguat 0,07%. 

Di dalam negeri, pasien positif Covid-19 bertambah 6.753 orang per 4 Januari 2021. Total Kasus mencapai 772.103 dengan 639.103 pasien dinyatakan sembuh dan 22.911 orang meninggal dunia.

Sementara berdasarkan data Worldometers.info, total kasus Covid-19 pada Selasa (5/1) bertambah 682 ribu menjadi 86,8 juta kasus. Sebanyak 1,8 juta orang meninggal dunia akibat virus ini, bertambah 13 ribu dibandingkan hari sebelumnya. Bebarapa negara seperti Inggris, Thailand, dan Tiongkok pun kembali memberlakukan di sebagian wilayahnya.

“Selain itu, pasar juga menantikan hasil pemilu ulang di AS untuk memilih wakil Senat negara bagian Georgia sehingga untuk sementara pasar kembali ke aset aman dolar AS sampai hasil keluar,” katanya.

Hasil pemilu ini sangat penting untuk menentukan partai mana yang memegang kendali di Senat. Bila demokrat memegang kendali di senat, ini akan membantu pekerjaan Presiden terpilih Joe Biden dan bisa menjadi sentimen positif untuk aset berisiko. Indeks dolar AS pada pagi ini menguat 0,15% ke posisi 89,57. 

“Rupiah hari ini berpotensi bergerak pada rentang Rp 13.900 hingga Rp 13.980 per dolar AS,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *