Pandemi Masih Belum Terkendali, Positif Covid-19 RI Tambah 12.191

1 min read


Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Upaya pengendalian pandemi corona di Indonesia belum juga membuahkan hasil yang positif. Hal ini terlihat dari tambahan kasus positif covid-19 harian yang masih berada di atas 10 ribu per hari.

Kementerian Kesehatan pada Sabtu (23/1) mengumumkan, tambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 12.191. Dengan jumlah tes yang dilakukan terhadap 42.987 orang, tingkat positif Covid-19 hari ini mencapai 28,36%.

Tingkat positif tersebut jauh di atas standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5% yang menandakan suatu negara telah berhasil mengendalikan pandemi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof.Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah dan masyarakat harus waspada dan paham bahwa pandemi belum usai. “Kita masih hadapi ancaman Covid-19 yang semakin meningkat di sekitar kita,” ujar Wiku beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu Wiku merasa tidak akan pernah bosan untuk mengingatkan masyarakat agar menjaga disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, salah satunya melalui gerakan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Menurut dia, ini merupakan cara yang paling efektif saat ini untuk terhindar dari tertular atau menulari virus corona. Apalagi dengan proses vaksinasi yang masih sangat panjang, dan sebagian besar masyarakat masih belum mendapat giliran.

Berdasarkan wilayah, ada tiga provinsi yang menjadi penyumbang tambahan kasus tertinggi, yakni DKI Jakarta dengan 3.285 kasus, Jawa Tengah 1.875 kasus, dan Jawa Barat 1.809 kasus.

Dengan kenaikan hari ini, maka total kasus positif di Indonesia mencapai 977.474 orang, dengan jumlah kasus aktif atau pasien yang masih dalam perawatan mencapai 158.751 orang.

Sementara itu angka kematian Covid-19 per siang hari ini bertambah 211 orang, sehingga angka kematian akibat infeksi virus corona mencapai 27.664 orang.

Provinsi Jawa Timur hari ini menyumbangkan angka kematian tertinggi di Indonesia yakni sebanyak 59 orang, diikuti DKI Jakarta 31 orang, Lampung 19 orang, Jawa Tengah 18 orang, dan Jawa Barat 16 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *