Peluang Minyak Jelantah Sebagai Alternatif Bahan Baku Biodiesel

25 sec read


Berdasarkan data Indonesia Oilseeds and Products Annual 2019, konsumsi domestik minyak goreng di Indonesia mencapai 13 juta ton pada 2019. Sementara Indonesia memiliki jumlah rumah tangga sebesar 65,5 juta, dengan tingkat konsumsi minyak goreng paling banyak di dunia.

Pada 2018, studi The International Council on Clean Transportation (ICCT) menyebutkan produksi minyak jelantah dari restoran, hotel, hingga sekolah mencapai 157 juta liter untuk wilayah perkotaan saja. Adapun produksi dari sektor rumah tangga bahkan mencapai 1.638 juta liter.

Pemerintah sedang menggalakan program Bahan Bakar Nabati (BBN) melalui produksi biodiesel untuk mewujudkan ketahanan energi masa depan. Bahan baku pembuatan biodiesel berasal dari minyak sawit (CPO) yang dapat menghasilkan bahan bakar pengganti solar.

Bagaimana peluang serta tantangan terkait penggunaan minyak goreng bekas sebagai bahan baku biodiesel?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *