Satgas Covid-19: Rumah Sakit Hampir Penuh, RI Dalam Keadaan Darurat

48 sec read


Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Satgas Penanganan Covid-19 menyebut jumlah pasien yang terinfeksi virus corona terus meningkat setelah libur Natal dan Tahun Baru. Hal itu pun menyebabkan keterisian rumah sakit hampir penuh.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan keterisian ruang ICU dan isolasi secara nasional semakin meningkat dan mengkhawatirkan. Dengan kondisi tersebut, dia menyebut Indonesia dalam keadaan darurat.

“Di beberapa daerah, keterisian tempat tidur per 2 Januari 2021 sudah melebihi 70%,” ujar Wiku dalam konferensi pers secara virtual di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/1).

Seperti keterisian rumah sakit di Jakarta yang mencapai 84,74%, Banten 84,52%, Yogyakarta 83,36%, dan Jawa Barat 79,77%. Kemudian, Sulawesi Barat 79,31%, Jawa Timur 78,41%, Jawa Tengah 76,27%, Sulawesi Selatan 72,40% dan Sulawesi Tengah 70,59%.

Ia pun mengingatkan bahwa sisa tempat tidur rumah sakit yang masih ada belum tentu bisa digunakan oleh pasien. Sebab, adanya terbatasnya tenaga kesehatan di rumah sakit.

Terlebih lagi, banyak tenaga medis yang telah wafat akibat Covid-19. Berdasarkan data Satgas, terdapat 237 dokter meninggal akibat penyakit tersebut.

Dia pun menyebut ada tren peningkatan kematian dokter terutama pada Desember 2020. Kondisi tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak, terutama dalam menjalankan protokol kesehatan.

Jika masyarakat terus abai dan tidak menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat,  fasilitas kesehatan yang ada tidak akan cukup menangani kasus-kasus baru. “Satu-satunya cara mencegah penularan yaitu menjalankan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” ujar Wiku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *