Jenis-jenis Ban Selip Yang Sering Dialami Oleh Pengendara Motor

2 min read


Di musim penghujan seperti saat ini, kondisi ban selip merupakan salah satu yang paling sering dialami oleh para pengendara baik mobil maupun motor. Kondisi ini membuat para pengendara kehilangan kontrol atas ban kendaraan mereka yang risiko terburuknya dapat berakibat fatal seperti jatuh atau kecelakaan. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi jalanan yang licin serta karena pengendara melakukan pengereman secara mendadak hingga menyebabkan ban tidak dapat melakukan pencengkraman secara maksimal.

Jika Anda mengalami situasi ini ketika berkendara, tak perlu panik dan cobalah untuk tetap tenang serta kendalikan diri Anda. Sebab, kondisi yang panik hanya akan membuat Anda tidak mudah fokus. Sementara itu, langkah yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengurangi gigi dan melakukan pengereman secara perlahan namun pasti. Kurangi juga tarikan gas motor secara bertahap.

Nah, dalam prakteknya, terdapat beberapa jenis kondisi ban selip yang sering dialami oleh para pengendara. Agar Anda dapat mengantisipasinya sewaktu-waktu jika terjadi, berikut beberapa jenis ban selip yang perlu Anda ketahui.

Jenis-jenis Ban Selip yang Sering Terjadi

1. Braking skid

Sering juga disebut sebagai rem panik, braking skid merupakan sebuah kondisi di mana seorang pengendara melakukan pengereman yang terlalu kuat hingga menyebabkan roda ban motor terkunci dan membuatnya berhenti berputar.

Hal ini biasanya terjadi pada pengendara yang melakukan pengereman mendadak karena objek yang ada di depan matanya. Padahal dengan melakukan rem mendadak tersebut justru malah akan membuat kendaraan sulit untuk dikendalikan hingga memicu terjadinya tabrakan atau kecelakaan. Cara terbaik untuk menghindari objek di depan mata yang tak terduga adalah dengan melakukan pengereman secara bertahap dan mengurangi tarikan gas atau dengan mengurangi gigi kendaraan.

2. Power skid

Sesuai namanya, power skid merupakan sebuah kondisi ban selip yang terjadi karena pengendara motor tersebut menarik gas terlalu kencang hingga menyebabkan ban kendaraan kehilangan traksinya pada jalanan. Selain itu, hal ini juga dapat dipicu oleh faktor medan jalanan yang basah dan licin atau bisa juga jalanan kering namun berpasir.

Jika Anda mengalami kondisi ini ketika berkendara di tengah jalan, solusi terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mengurangi kecepatan. Terutama jika Anda menyadari bahwa di depan jalanan basah atau terdapat medan berpasir yang akan Anda lewati. Mengurangi kecepatan dari jarak jauh tentu bisa menjadi langkah bijak untuk mengantisipasi power skid ini.

3. Cornering skid

Terakhir ada cornering skid atau sebuah kondisi ban selip yang kerap terjadi ketika kendaraan melewati tikungan atau belokan. Berbeda dari kedua jenis ban selip yang sebelumnya, cornering skid terdiri dari dua jenis pula yang perlu Anda ketahui yakni understeer dan oversteer.

Kondisi understeer biasanya disebabkan oleh kendaraan Anda yang sulit untuk dibelokkan. Hal ini terjadi karena cengkraman ban depan pada jalan lebih kecil dibandingkan dengan roda belakang. Akibatnya, Anda bisa mengalami ban selip dan tergelincir sewaktu-waktu saat berada di tikungan.

Sedangkan pada kondisi oversteer, hal tersebut berlaku sebaliknya, di mana Anda bisa saja mengalami situasi tersebut pada saat kendaraan berlebihan ketika berbelok.

Nah, itulah tadi beberapa jenis ban selip yang kerap terjadi dan dialami oleh para pengendara motor di berbagai medan jalanan. Setelah mengetahui informasi di atas, harapannya Anda dapat berkendara dengan jauh lebih baik dan tidak ugal-ugalan ketika di jalan raya. Ingatlah untuk selalu memperhatikan keselamatan Anda sendiri saat berkendara, ya. Karena bagaimana pun keluarga Anda sudah menunggu kedatangan Anda di rumah. 

Label :
Wahana Makmur Sejati
Yayasan Wahana Artha
Tips Merawat Motor
Tips Motor Honda
Wahana Honda
Wahanahonda
Ban Motor
Motor Honda
Honda Motor



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *